informasi

Detail Berita

Para guru dan staf pegawai SMPN 2 Lubuk Pakam peduli kaum dhuafa

Aksi SMPN 2 Lubuk Pakam peduli dhuafa ini didasarkan pada simpati mereka yang sangat merasakan betul dampak dari pandemi Covid-19 ini. Terutama dalam bidang ekonomi. Banyak di antara orangtua siswa yang terpaksa harus kehilangan pekerjaannya. Untuk itu, SMPN 2 Lubuk Pakam melalui gerakan infaq setiap bulan dari guru dan staf berhasil menghimpun dana. Nantinya dana itu digunakan untuk pemberian bantuan kepada orangtua siswa yang kurang mampu. “Kegiatan seperti ini sebenarnya rutin kita laksanakan. Apalagi di bulan Ramadhan,” kata Kepala SMPN 2 Lubuk Pakam Irwansyah, S Pd, Rabu (6/5).. Namun kali ini, kata irwansyah, agak sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, karena dilaksanakan di tengah merebaknya virus corona. Alhamdulillah dari infaq yang terkumpul bisa digunakan untuk membantu dan meringankan kebutuhan hidup para siswa yang kurang mampu. “Insyaallah akan kita tingkatkan ke depannya. Dan kepada para siswa untuk terus belajar di rumah walaupun dengan cara daring. Dengarkan instruksi dari gurumu,” kata Kepala SMPN 2 Lubuk Pakam Irwansyah, S Pd, Rabu(6/5). Guru agama, Agus Ibrahim, S.PdI mengatakan, paket yang diberikan berupa beras 10 kg yang diberikan kepada 55 orangtua siswa yang kurang mampu (dhuafa). “Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi mereka. Mari sama-sama kita semua berdo’a semoga Allah SWT segera mengangkat wabah virus ini agar semuanya bisa kembali berjalan normal,” katanya. Turut juga mendampingi dalam kegiatan tersebut Rabiatul Adawiyah, S Si, M Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Dra Syamsiah dan Asih Yulistiasih selaku Panitia Kegiatan. Juga tenaga staff TU seperti Pertiwi, SE, Ulfi Kumala Dewi, S Pd, Sumiran, S.PdI, dan Risman.